Kita adalah Air, Rumah kita Air Terjun.

Showing posts with label Puisi. Show all posts
Wednesday, April 11, 2012

Nada Khayal

bahagia itu sederhana. contohnya adalah hadirmu dalam mimpiku semalam. bayangan yang terlihat nyata itu sungguh menyejukkan malamku. jik...
Saturday, February 25, 2012

Kamu

Tak harus berjalan dengan lututmu Tak perlu juga membungkuk terlalu dalam Tak harus menjadi bagus di mata mereka Apa yang kamu lakukan, laku...
Sunday, June 26, 2011

Terlalu indah

Saat cakrawala itu menyentuh bumi, hanya sayatan akan kenangan yang mulai terlihat pudar, bukan benderang tentang hiruk pikuk dalam sepi, ...
Friday, May 6, 2011

Penghakiman

Kadang laut tak begitu jernih, bahkan langit pun tak secerah biasanya. Duka dan rintihan akan sayatan masa lalu begitu menggempar dalam jiw...
Wednesday, April 20, 2011

Biar

Biar, biarkanlah ia mengalir di tepian matamu Karena air mata pelepas jiwa Biar, biarkanlah rindu itu memasung hatimu Karena rindu pertan...
Sunday, March 13, 2011

Katakan pada pelangi

pelangi.... di lengkung warnamu yang membias inginku berlari menelusuri jalan yang bergaris lari tanpa ingin ku lihat belakang kembali ...
Wednesday, March 9, 2011

kata

kata ini kembali mengalir, saat perih menyusuri kata ini berbalik menerawang, ketika sakit mengusap diri saat melupa diri aku tak pernah...
Thursday, January 27, 2011

Sesekali

Mengapa kau s'lalu berhasil Membuat hujan di hatiku Gerimis seketika, atau deras sekelebatnya Mengapa aku s'lalu gagal Menahan ...
Thursday, January 13, 2011

Ingin Seperti Dulu

Waktu,  Jangan kau menipu Aku sedang belajar mengejamu Terbata dalam titian detik itu Waktu, Beri aku sepotong lagu Agar nadanya berdentang...
Friday, January 7, 2011

Terdiam

Pilu, Membisu   Perih,  Merintih   Gelap,  Terperangkap Hantam, Terdiam
Thursday, January 6, 2011

Maukah

Maukah menyingkirkan ini? Kutu-kutu dalam otakku Yang kurasa t'lah membeku Berat membatu Maukah menghentikan ini? Kata-kata dalam kabut...
Tuesday, October 26, 2010

Tak Menyangka

Aku tak menyangka Nyatanya ia sempurna Tak perlu ku ragu dalam asa Tak perlu ku gundah pada rasa Seperti semilir angin Ditingkahi nirv...
Saturday, October 23, 2010

Samudera

Apalah jadinya Jika samudera terdiam Tak lagi mendebur ombak Tak pula memecah karang Burung-burung akan sepi Para nelayan akan mati A...
Monday, October 4, 2010

Dengarlah

Dengar, dengarlah Ini lagu untukmu Lagu yang kunyanyikan dengan merdu Dalam sepiku, dalam diamku Dengar, dengarlah Hati ini masih sen...
Tuesday, September 28, 2010

Jembatan Cinta

Tuntunlah aku bernyanyi melalui hatiku Wahai kekasih Dan biarkan tanganmu menuntun musiknya bernyanyi Hingga lagunya terkembang Seperti...
Saturday, July 31, 2010

Di sini, di jantung ini ...

tahukah engkau organ apa yang ada di sebelah kiri dada? di sana terdapat jantung ... dan apakah yang ada di dalam jantungmu? di jantung se...
Thursday, July 29, 2010

Senyum Hujan

Saat itu, duduk dalam diam, membiarkan riak yang bicara, rintik pun terbahak melihatnya, waktu begitu kejam dengan melambat, gelisah ak...
Friday, July 16, 2010

Menyepi

berdiri dalam dekapan bisu yang membeku menggantungkan impian dalam asa yang tak pasti menyepi tanpa tahu sampai kemana aku memuncak ber...
Thursday, July 1, 2010

Hanya sejenak

hanya sejenak aku merasakan kehangatan itu hanya sejenak aku bertutur tentang cinta hanya sejenak aku berjalan di cakrawala hati hanya se...
Wednesday, June 23, 2010

thanks n bye..

"aku menghargainya, makasih buat semuanya"   sebuah kata perpisahan.. yang sejuk namun membekukan.. hangat namun membakar.. sangat...