Selayaknya tapak mencium tilas,
bebaringan ini menghembuskan cair,
aku meretas berenangrenang,
bernafaskan sesenggalan kilat,
memeluk liuk erang-eranganmu..
mulailah aku tebar tinta,
cipak cipik cipratan melumuri kanvasmu,
dari hela ke hela,
dari helai ke helai,
uhh...
daun telah menelurkan embun..
Malam ini aku bermimpi untukmu
apapun keindahan disana,
untukmu..
Thursday, March 26, 2009
Napak Tilas.
Tags :
Persembahan
Related : Napak Tilas.
Seperti Elang yang terbang sendirianJari jemari perlahan memilin satu sama lain teringat dulu ketika patah hampir tiada gembira mengiringi tulisan kata-kata seperti pisau belati mengiris kulit dan mata pun ...
Detak waktuDetak detik waktu menelusup di lembut nadi Entah sejak kapan namamu mengalir disituAku menyukainya. [Taman Budaya Solo, 2010]. ...
Kupu cantik dikamarku IIMatahari begitu indah menjelang redup indahnya memegang waktu entah mengapa aku tak merasa ikut hanya asyik mencandai kupu yang kesana kesini berlari menghinggapi tubuh ...
Kepak ElangHidup setangkai mawarBerwarna kupu-kupu Siang malam sekepak elang Aku masih didalamnya, Utuh. Depok, 2010 ...
Paris dan SoloDari San Fransisco hingga Paris hanya teringat Solo dan menangis.Depok, 2010 ...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
lewat tengah malam,
ReplyDeleteini puisinya untuk siapa ya...
Aku tidak ingin mimpi indahku engkau wakili, karena aku ingin menikmati mimpi itu sendiri..
biar hanya aku yang merasakan keindahan mimpi itu..
Huh egois...!!! "kata Kika" :)
kabuuuur...
menapaki terjalnya gunung batu
ReplyDeletemenapaki landainya lembah menghijau
menapaki dinginnya air beku
menapaki teriknya mentari berdebu
semua nyata bukam mimpi
biarkan bahagia mendatangi
siapapun yang menjalani
siapapun yang mengingini
Hatiku bimbang, bingung, dan ragu..
ReplyDeleteTak tau lagi apa yg harus aku lakukan..
Andai aku boleh memilih..
Inginku akhiri kisah hidup ini..
Ooooh..
Lama gak jumpa bro..
Kenangan indah seringkali suka bersembunyi di bawah alam sadar. Acapkali muncul kembali, apabila suasana hati gundah. Moment itu hadir lagi menjadikan hiburan bagi hati. Bahagianya, bila kita punya banyak kenangan indah ya Ka. (harina)
ReplyDeleteKenangan indah sering kali bersembunyi di bawah alam sadar. Acap kali hadir kembali di saat hati gundah. Kemunculannya menjadi hiburan bagi hati. Senangnya apabila kita banyak punya kenangan indah ya Ka. (harina)
ReplyDeleteKudengar dengus nafasmu di atas kanvas, Kawan.
ReplyDeleteledakan rasa yg tersimpan
ReplyDeletemeluap di dengus-dengus nafas
lukislah, kanvas dengan tarian tabu
saya meraba kata demi kata yang tersurat.. pada tulisan ini saya seperti seorang pengembara yang bertemu sebuah pohon tempatku berteduh, tetapi penuh gurat liris seseorang... berpesan pada sahabatnya...
ReplyDeleteentahlah,
tetapi itu yang saya rasa. :)
salam,
hesra
sehabis malam ini aku tak lagi nikmati pagi
ReplyDeletesemuanya basah
bahkan mereka yang terlahir di airpun tak sanggup lagi berenang
pagi ini air ini tidak lagi sejuk
tapi perih!
(in memoriam to all victim of Situ Gintung)
semoga selalu mimpi indah
ReplyDeletehiks..maaf ..ngga bisa nih ngerangkai kata2 indah..
ini yang dinamakan oprekkan kata maha aduhai, meremukkan pakem2 EYD dan membuat perumpamaan2 sendiri yang kaya makna. apik tenan kang!
ReplyDeletemakasih gan atas informasinya semoga bermanfaat buat kita semua
ReplyDelete