sewaktu kecil aku bermain di petakpetak sawah
berlarian mengejar katak serta ikan dalam air bercampur lumpur
sampai tanpa terasa waktu memaksaku pulang
sekarang waktu ini, aku bermain dalam petakpetak aspal
berlarian mengejar harta dalam pekat asap yang bercampur racun
sampai tanpa terasa waktu membawaku jauh
Desaku
aku akan kembali suatu hari
tidak untuk mengubah wajahmu
Desaku
aku akan kembali suatu hari
memperkaya keindahan dengan pikiran kotaku
Saudaraku di desa
jangan susul kakiku kesini
selamatkan sawah dan sungai itu
terus karyakan semua
dan biarkan aku yang kembali
Depok, 2009
Wednesday, August 26, 2009
Desaku
Tags :
Damai Hati,
Orkestra Debu
Related : Desaku
HatiRumah adalah hatidimana pikir akan kembalisuatu saat nanti ...
Tak lagi AirSembari aku tangkup tanganaku sebut namamumungkin kemarin adalah terakhirdisertai kaku kita bertemuSemoga kamu selalu baiksampai saat kita bertemusaat itulah kita tak la ...
Bulan dan MatahariKu tulis resah - gelisah - mengiringi angin Seakan merindu bulan, padahal aku matahari Membakarmu dari kejauhan - semata. Pondok Bambu, 2011. ...
Sentuhan jariJari jemari ini sepertinya perlahan memelan,tak lagi seperti dulu yang bergembira menulis kata-kata,justru disaat mimpi untuk mencium kata lebih dalam,kena laknatkah?,Ak ...
Orkestra DebuMatahari begitu indah menjelang redup,Meski selalu panas saat beraktifitasDimana keindahan yang memegang waktuMeski seringkali kesedihan adalah ujung Dedaunan, air, beb ...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Jadi inget aku waktu kecil dulu. Mandi ujan trus main2 di sawah. Kangen juga.
ReplyDelete